oleh

Petani Belum Puas dengan Kenaikan Harga TBS Sawit di Sulawesi Barat

MAMUJU – Tim penetapan indeks harga dan Tanda Buah Segar (TBS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) baru saja menetapkan harga untuk bulan Februari 2019 ini.

Dimana indeks “K” 78.00 persen dan dari hasil perhitungan terjadi kenaikan harga sebesar Rp. 1.009,11 atau naik sebesar Rp. 145,04 dari harga bulan lalu yakni Rp. 864,07.

Namun, kenaikan harga TBS pada bulan ini dirasa belum pas oleh para petani sawit yang turut hadir dalam penetapan tersebut di Kantor Perkebunan Sulbar, Kamis (7/2/2019).

Dimana Budianto (49) yang merupakan seorang petani sawit dari Surya Lestari 1 mengatakan, seharusnya harga TBS pada bulan ini sama dengan harga yang ada di Sumatra.

“Maunya petani diatasnya itu, kan sumatera sekarang Rp.1.500. Sementara yang kita curah itukan sama produksinya CPO, itu saja perbedaannya disitu (harga),” ujar Budianto ditemui usai penetapan harga TBS.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan bagi Budianto, mengapa harga kita di Sulbar sangat berbeda jauh dengan daerah lainnya.

“Bagaimana model CPO daerah lain apakah beda dengan yang kita jual disini, sehingga bisa berbeda dengan daerah lain,” ujar Budianto.

Olehnya itu dirinya berharap, pada Rapat penetapan indeks “K” dan TBS bulan Maret mendatang, ada kenaikan harga yang cukup signifikan.

“Saya berharap, bulan depan ada kenaikan garga TBS yang signifikan,” pungkasnya. (Rjb/IU)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + one =

News Feed