oleh

Niat Maju Pilkada Toraja Utara, Petrus Tangke Rombe Mulai Aktif Sosialisasi

TORAJA UTARA – Setelah beberapa nama muncul dalam bursa pencalonan Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) Kabupaten Toraja Utara, kini giliran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paniai yang juga mantan Pelaksana Tugas Bupati Paniai propinsi Papua, Petrus Tangke Rombe yang juga menyatakan diri siap maju dalam Pilkada Toraja Utara tahun 2020 mendatang.

“Prinsipnya saya siap (maju dalam Pilkada Toraja Utara), (parpol) sudah ada yang mengajak berkomunikasi,”  belum lama ini.

Mantan Pelaksana Tugas Bupati Paniai propinsi Papua ini mengatakan, kesiapannya untuk maju dalam Pilkada Toraja Utara didasari atas keinginannya untuk membenahi Kabupaten Toraja Utara.

“Saya prinsipnya tidak mencari sesuatu apapun yang bentuknya materi, karena materi itu ditangan bukan di hati,” ujarnya.

Selain itu, kesiapannya juga didasari oleh keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat Toraja Utara.

“Pengabdian saja, ayo kita benahi bersama-sama. Saya kira masalah (di Toraja Utara) ada beberapa lah, ada beberapa yang saya potret dan akan berbuat seperti saya berbuat di Kabupaten Toraja Utara,” katanya.

Tidak hanya itu, target yang ingin dicapainya yaitu menciptakan tatanan kota yang bersih. Menurut dia, tata kota yang bersih akan mencipatakan masyarakat yang sehat.

“Kabupaten Toraja Utara juga saya ingin harus meraih adipura (penghargaan kepada kota yang dinilai paling bersih),” katanya.

Rencananya, dia akan mengikuti penjaringan Kandidat Calon Bupati yang dilakukan Partai Politik untuk memuluskan niatnya.

“Nanti saya akan menyusul daftar, ke (parpol) mana saja yang membuka menjaringan. (Soal waktu) biar orang-orang daftar dulu nanti juga ada waktunya,” ujarnya.

Niat serius Petrus Tangke Rombe ini terlihat dirinya mulai rutin bersosialisasi ke masyarakat untuk mendongkrak elektabilitasnya di bursa Pilkada Toraja Utara 2020.

“Masih dalam tahap sosialisasi,” ujarnya,

Petrus Tangke Rombe pu ln mengaku sedang memanfaatkan waktu Pilkada yang masih lama untuk mempersiapkan dirinya maju dalam perhelatan lima tahunan tersebut.

“Niat (nyalon bupati) harus ada. Untuk saat ini kita harus melakukan persiapan dulu,” ujar pensiunan ASN ini.

Menurutnya, mencalonkan sebagai bupati bukan serta merta hanya bermodalkan kesiapan, karena saat terpilih akan banyak tugas menanti dalam melakikan pembangunan daerah untuk masyarakat. Untuk itu, sebagai salah satu persiapan ia akan mempelajari lebih jauh tentang Karawang dan masyarakatnya.

“Kita pelajari dulu lebih jauh lagi, masyarakatnya seperti apa, kondisi sosial dan berbagai hal lainnya seperti apa, sehingga ketika menjabat sebagai bupati bukan hanya diam saja. Sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk kepentingan masyarakat,” ucap Petrus

Modal pengalaman sebagai abdi negara yang sudah senior ini membuat niatnya maju tak main-main. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 10 =

News Feed