oleh

Bupati Toraja Utara Hadiri Toraja Night Indonesia’s Gem di Australia

PERTH – Lantunan tembang “Lembang Sura’ yang dinyanyikan oleh para Delegasi Promosi Pariwisata Toraja Utara yang terdiri dari Pemkab Toraja Utara dan Pemkab Tana Toraja bersama diaspora Toraja yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Perth mendapat sambutan meriah dari kurang lebih dari 400 penonton even Toraja Night Indonesia’s Gem (TNIG) yang berlangsung di di Gedung The Rocks, Cannington, Kota Perth, Australia Barat pada hari Sabtu kemarin (19/10/2019).

Kehadiran Delegasi Toraja Utara yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara Ir. Harli Patriatno, M.Si  di TNIG ini dalam rangka memenuhi undangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen) bersama IKAT di Kota Perth, negara bagian Australia Barat  untuk mengambil bagian dalam even yang khusus memamerkan budaya dan produk khas Toraja.

Menariknya, Menteri Pertambangan, Minyak, Energi dan Hubungan Industri Negara Bagian Australia Barat Bill Johnston MLA bersama Konsul KJRI Kota Perth Dewi Agustina Tobing secara khusus juga datang menyaksikan gelaran pentas budaya Toraja ini.

Dihadapan pengunjung TNIG, Bupati Kalatiku Paembonan dalam presentasi yang disampaikannya dalam bahasa Inggris mengungkapkan penghargaannya yang tinggi atas kesempatan yang diberikan kepada Toraja Utara dan Tana Toraja sebagai satu kesatuan kawasan budaya dan pariwisata untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan potensi yang di miliki kepada masyarakat Perth.

Lebih lanjut, Bupati Kalatiku Paembonan mengatakan, Toraja Utara bersama Tana Toraja merupakan salah satu kawasan strategis yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah pusat. Untuk Toraja Utara sendiri, dengan 17 destinasi wisata andalan yang tersedia berikut potensi – potensi budaya, kerajinan dan produk agrikultur seperti Kopi Arabika dapat menjadi referensi bagi wisatawan Australia untuk berkunjung langsung menikmati keindahan dan keunikan Toraja.

Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, bersama Menteri Pertambangan,perminyakan, energy dan Hubungan industry the government of West Australai Mr. Bill Johston MLA dan Ketum PMTI Frederik Battong. 

“Toraja merupakan salah satu dari 3 kawasan yang menjadi sasaran pembangunan strategis kepariwisataan nasional dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Bappenas. Toraja memiliki keunikan budaya, pemandangan alam, seni, wisata berbasis lingkungan, wisata olah raga dan semua yang terkait dengan objek wisata alam pegunungan. Kami (juga) memiliki 17 destinasi wisata unggulan dan 387 potensi objek wisata untuk dikembangkan,” paparnya.

Sekembalinya dari mengikuti kegiatan tersebut, kepada Diskominfo Toraja Utara Bupati menyampaikan pertemuannnya dengan Konsul KJRI Perth Dewi Agustina Toding bersama Menteri Bill Johnston telah membuka menjadi jembatan komunikasi yang akan membuka peluang kerjasama saling menguntungkan antara Kabupaten Toraja Utara dan Negara Bagian Australia Barat di masa yang akan datang.

“pertemuan kita malam itu menjadi landasan dari sebuah kerjasama di masa depan. Saya meyakini event ini akan memberikan manfaat mempererat hubungan dan kerjasama yang positif bagi kedua negara (Indonesia – Australia) khusunya dalam bidang pariwisata dan kebudayaan,” terang Bupati Kalatiku.

Bupati juga mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas peran KJRI di Perth bersama diaspora Indonesia asal Toraja Utara yang tergabung dalam IKAT yang telah menfasilitasi dan mengorganisir dengan baik hingga event ini dapat terlaksana dan mendapat sambutan yang luar biasa dari warga Perth.

Tidak hanya menampilkan musik dan lagu khas Toraja, dalam TNIG yang berlangsung dari pukul 4 sore – 9 malam waktu setempat tersebut delegasi Toraja juga mementaskan tari kesenian Toraja yang dibawakan oleh sanggar D-Langi.

Selain itu pengunjung juga disuguhkan pameran beberapa produk lokal Toraja berupa kerajinan tangan, Tenun, Kopi Arabika Toraja berikut booth Tourism Information serta yang tak kalah menarik gelar fashion show bertema tenun Toraja.

Tampak juga hadir beserta rombongan delegasi Toraja, Ir. Frederik Batong dan David Payung selaku Ketua Umum dan Sekjen Persatuan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Selain penggunjung dari masyarakat Kota Perth dan diaspora Indonesia, event ini juga di ikuti oleh beberapa agensi perjalan wisata setempat.

Sesuai keterangan yang diperoleh melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Toraja Utara Ir. Harli Patriatno, M.Si, Pameran dan Pentas budaya serta produk khas Toraja tersebut kemudian akan kembali dipamerkan pada acara Festival Kreasi Indonesia di distrik pusat bisnis Perth, Elizabeth Quay pada tanggal 25 – 27 Oktober mendatang. (UP/IU)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + seventeen =

News Feed