oleh

Akhir Pekan Depan SMB Cup Motocross dan Grasstrack Digelar di Sirkuit Bonoran Toraja Utara

TORAJA UTARA – Kejuaraan SMB Cup Motocross & Grasstrack digelar di Sirkuit Bonoran, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, akhir pekan depan.

Motocross & Grasstrack rencananya berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15/12/2019).

Penggasa kejuaraan ini sekaligu Bakal Calon Bupati Toraja Utara, Sindra Maraya Bangri, mengatakan, kejuaraan ini bertujuan untuk memberi ruang bagi pecinta motocross & grastrack untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat khusus nya bagi generasi muda serta memberi tontonan bagi pecinta dunia motocross & grasstrack di Toraja Utara.

“Dari even ini kita harapkan dunia motocross & grasstrack akan semakin di cintai dan harapan kita akan melahirkan pembalap pembalap baru yang dapat mengharumkan nama Toraja Utara di tingkat provinsi Sulawesi Selatan atau Nasional bahkan lebih tinggi lagi.. amin !!,” kata Sindra Maraya Bangri yang dikenal dengan tagline SMB.

Sindra pun menjelaskan alasan memprakarsai dan memberikan dukungan sepenuhnya untuk menyelenggarakan motorcross dan grastrack yang merupakan suatu event yang mengkombinasikan antara otomotif dan olah raga serta ketangkasan yang penuh dengan petualangan.

“Kejuaraan motorcross dan grastrack merupakan jenis olah raga yang sangat diminati masyarakat khususnya para pencinta otomotif. namun demikian masyarakat menyambutnya dengan sangat antusias karena event ini adalah merupakan event yang mungkin saja ini akan berlanjut pada beberapa event yang lebih tinggi,” ungkap Sindra.

Hal ini penting karena olah raga automotif secara tidak langsung mengundang simpatik masyarakat yang cukup besar sehingga mau tidak mau aspek ketertiban dan keamanan merupakan hal yang harus diutamakan sehingga baik para pembalap, panitia penyelengara maupun masyarakat pencinta olah raga balap motor yang menyaksikan kegiatan ini bisa memiliki rasa aman.

“Kegiatan ini pun memiliki arti yang sangat strategis, artinya melalui kegiatan seperti ini seluruh komponen masyarakat dapat saling berinteraksi satu dengan yang lain sehingga dapat tercipta rekonsiliasi secara alamiah , menjalin rasa persaudaraan, rasa persatuan dan kesatuan sebagai pilar utama untuk menyatukan kekuatan demi melanjutkan pembangunan di Bumi Pongtiku pada masa yang akan datang,” ucapnya.

Event kejuaraan ini juga sebagai sarana mempromosikan dunia pariwisata Toraja Utara. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 4 =

News Feed