oleh

Agustinus Parrangan : Pemda Torut Harus Hadir Melihat Warga Toraja Utara di Wamena

TORAJA UTARA – Terkait kerusuhan di Wamena, kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, Pada 23 September 2019 kemarin yang memakan banyak korban jiwa dan materi, legislator DPRD Toraja Utara Angkat Bicara.

Agustinus Parrangan dalam keterangan persnya di sela-sela penjemputan jenasah korban kerusuhan Wamena di lokasi BPS Gereja Toraja tak lupa menyampaikan rasa duka dan haru yang sangat mendalam pada keluarga korban Yunus Karre asal Pangala, Rindingallo dan Yohanis Karangan dari Sesean Soluara’.

“Kiranya kedua almarhum Tenang dalam Damai, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kekuatan dan penghiburan sejati-Nya,” Ungkap Agustinus Parrangan, yang juga pernah menghabiskan masa sekolah dari SD sampai SMA di Wamena.

Agustinus juga meminta kepada pemerintah daerah untuk ada tindakan nyata terhadap para pengungsi warga Toraja Utara yang masih tersebar di beberapa lokasi antara lain di Kodim, Polres dan Gereja Gereja di Wamena.

“Pemerintah daerah sebagai orang tua harus hadir langsung di Wamena memberikan ketenangan secara psikologis bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini, dan sangat butuh uluran tangan pemerintah Toraja Utara, semoga Nurani kita ini masih ada,” Ungkap Agus dengan mata berkaca-kaca sedih akan musibah yang dialami warga Toraja Utara di Wamena.

Perhatian dari Pemerintah Toraja Utara sampai saat ini sangat dibutuhkan, sehingga kita bisa merasakan apa yang mereka rasakan di Wamena lewat uluran tangan Pemerintah daerah Toraja Utara.

“Mereka sangat butuh bantuan kita,” Tutup Agus. (UP/IU)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + twenty =

News Feed