oleh

15 Pemuda Pemudi Toraja Ikut Jambore Pemuda Adat Sulawesi Selatan di Sinjai

SINJAI – Sebanyak 15 Pemuda Pemudi Adat asal Toraja mengikuti kegiatan Jambore Wilayah Pemuda Adat Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Kampung Adat Karampuang, Kabupaten Sinjai dari tanggal 22 – 24 November 2019.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dinahkodai Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) beserta sayap organisasinya Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pelatihan dan penguatan kapasitas terhadap kader-kader pemuda adat yang ada di Sulawesi Selatan.

Selain pemuda-pemudi adat utusan BPAN Toraya, hadir pula pemuda-pemudi yang berasal dari pemuda adat Enrekang, Sidrap, Gowa, Kajang (Bukumba) serta Karampuang (Sinjai).

Ini merupakan kegiatan awal dari rangkaian pertemuan pemuda adat yang selanjutnya akan dilaksanakan Musyawarah Wilayah III Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Sulawesi Selatan pada tanggal 25-27 November 2019 mendatang.

Peserta Pemuda Toraja dari Kiri ke Kanan : Syahril Bin Patiara, Nober Lingka Galugu,Hendrawan Tolangi’, Lius Bisara, Sinaryanto, Aldio Parante, Elyakim Jaka. Foto (istimewa).

Diharapkan kehadiran AMAN dan BPAN di Sulawesi Selatan sebagai organisasi massa mampu melakukan pendampingan terhadap komunitas-komunitas adat yang ada di wilayah Sulawesi Selatan, sejak berdirinya sampai saat ini masih tetap berkomitmen dan bertanggung jawab dalam melakukan hal tersebut.

Hal itu juga termasuk dengan melakukan berbagai upaya penguatan dan atau peningkatan kapasitas terhadap komunitas-komunitas baik dalam bentuk pelatihan, pendidikan, dan lain sebagainya.

“Semoga pemuda adat mampu menjadi penggerak untuk mempertahankan kearifan lokal di daerah adat masing-masing dan mempromosikan kekayaan budaya serta ada tersebut di mata dunia,” harap, Michelin Sallata peserta dari Toraja, Sabtu (23/11/2019).

Pada kegiatan ini akan diadakan pula pemilihan ketua Barisan Pemuda Adat Nusantara Sulawesi Selatan yang diharapkan mampu menggerakkan roda kepemimpinan dan organisasi pemuda adat Sulawesi Selatan selama 3 tahun kedepan.

Pemuda adat Toraya yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai komunitas adat yang ada di Tana Toraja dan Toraja Utara yang meliputi wilayah adat Nanggala, Balusu, Sa’dan, Pangngala’, Buntao’, Kesu’, Malimbong, Palesan, Bittuang, Pali, Rantebua, Simbuang, Buakayu, Rano, Se’seng, Mengkendek, Gandasil, Madandan, dan Awan. (UP/IP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × one =

News Feed